May 24

Instalasi Ubuntu pada IBM Server dengan UEFI

UEFI dapat dikatakan sebagai pengganti BIOS pada komputer, dan beberapa komputer server dari IBM sudah menggunakan UEFI ini sebagai pengganti BIOS. Dan hal itulah yang menyebabkan instalasi Ubuntu dengan cara biasa tidak akan berjalan. Ketika anda melakukan instalasi Ubuntu baik itu versi Server atau Desktop pada IBM Server atau mesin lain yang menggunakan UEFI, instalasi anda akan berjalan lancar. Tetapi ketika booting, yang mestinya menampilkan grub atau pilihan operating system, malah yang tampil hanyalah sebuah layar hitam dengan kursor berkedip-kedip.

Ternyata, apabila kita ingin melakukan instalasi Ubuntu Linux ke IBM Server atau komputer jenis lain yang menggunakan UEFI, kita harus membuat sebuah partisi khusus yang disebut dengan EFI Boot Partition. Dan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk EFI Boot Partition ini, yaitu :

  1. EFI Boot Partition harus diletakkan pada partisi pertama dan berjenis primary
  2. Flag bootable pada EFI Boot Partition harus ‘on’
  3. EFI Boot Partition berukuran minimal 100 MB (Yang direkomendasikan : 200 MB)

Jadi proses instalasi Ubuntu kurang lebih sama seperti biasanya. Hanya saja, ketika membuat partisi, harus disediakan sebuah partisi khusus yang berjenis (type) EFI Boot Partition. (Dapat dilihat di menu pilihan filesystem). Kemudian, ada sedikit hal yang perlu diubah di BIOS, terutama ketika anda menggunakan IBM Server 3200 M3. Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

  1. Masuk ke dalam BIOS ketika booting, dengan menekan tombol F1
  2. Pilih option “Boot Manager”
  3. Pilih option “Add Boot Option”
  4. Cari option yang ada kata-kata ‘MBR’nya, kemudian tekan Enter untuk memilih option tersebut
  5. Jika benar, anda bisa memilih <EFI> -> <ubuntu> -> grubx64.efi
  6. Pilih option “Input the description” dan isi dengan nama yang mudah diingat, misalkan ‘Ubuntu EFI’
  7. Pilih “Commit Changes” kemudian tekan ESC sampai kembali ke menu Boot Manager
  8. Pilih “Change Boot Order”
  9. Buatlah agar “Ubuntu EFI” yang baru saja anda buat berada di atas sendiri agar dia yang pertama kali dilihat ketika booting, bahkan letaknya di atas Hard Disk 0
  10. Pilih “Commit Changes”, kemudian keluar, simpan konfigurasi anda, dan restart komputernya
  11. Jika benar, maka akan muncul Grub menu ubuntu seperti biasanya

Di beberapa referensi, ada yang mengatakan ada konfigurasi khusus juga apabila ingin dual boot dengan Windows, hanya saja hal tsb masih belum ditelusuri lebih lanjut.

Be Sociable, Share!

0
comments

Reply

[+] kaskus emoticons nartzco