Jul 18

[Tools] Pembagian Channel WiFi Access Point dengan Graph Coloring

Sesuai dengan teori yang ada, 2 buah Wifi Access Point (AP) yang berdekatan lebih baik jika tidak menggunakan channel yang sama. Karena channel yang sama, berarti frekuensi yang digunakan juga sama. Itu berarti 2 buah AP tersebut akan saling mengganggu kerja satu sama lain. Apabila jumlah AP yang kita tangani tidak terlalu banyak, hal ini tentu bukan masalah besar. Kita bisa memilih 11-14 Channel yang ada (tergantung Access Point dan negara) untuk diberikan ke AP-AP yang ada. Tetapi jika dalam suatu area ada beberapa AP yang cukup banyak dan masing-masing memiliki cakupannya sendiri-sendiri, tentu akan cukup menyulitkan untuk membagi channel-channel yang ada.

Untuk melakukan pembagian channel tersebut, kita dapat menggunakan Graph Coloring. Pada graph coloring, setiap vertex yang terhubung tidak boleh memiliki warna yang sama. Hal ini dapat diterapkan pada AP-AP yang ada, dimana setiap AP yang berdekatan, dianggap sebagai vertex yang terhubung yang nantinya akan mendapatkan “warna” (channel) yang berbeda.

Agar lebih mudah, ini ada sebuah program kecil-kecilan yang digunakan untuk mengimplementasikan graph coloring tadi. Cara penggunaan aplikasi ini sederhana. Pertama-tama anda harus melakukan survey, pada titik-titik tertentu untuk menentukan pada suatu titik, AP apa saja yang terdeteksi. Hal itu menandakan bahwa AP-AP yang terdeteksi pada suatu area merupakan AP-AP yang “terhubung” sehingga nantinya akan menggunakan channel yang berbeda. Yang perlu diperhatikan di sini adalah pemilihan lokasi survey, antar titik yang ada, jangan terlalu jauh dan jangan terlalu dekat juga.

Kemudian, yang dilakukan berikutnya adalah mencatat hasil survey anda dalam beberapa file. Setiap file melambangkan sebuah titik survey. Dan isi file tersebut adalah SSID dari AP yang terdeteksi pada titik tersebut. Yang perlu diperhatikan di sini adalah, penulisan SSID sebuah AP jangan sampai salah, karena 2 SSID yang berbeda akan dianggap sebagai AP yang berbeda pula. Hal ini akan mempengaruhi perhitungan nantinya. Setiap file yang ada, berilah nama “list<num>” dan letakkan dalam 1 direktori. Misalkan saja list1,list2,list3,dst. Berikut ini adalah contoh salah satu isi file yang seharusnya :

 

Untuk mengimplementasikan graph coloring ini, saya menggunakan library JGraphT dari java untuk merepresentasikan struktur data graph di Java. Dan kebetulan, pada library tersebut juga sudah tersedia class untuk melakukan graph coloring dengan Greedy. Sehingga membuat segalanya lebih mudah :D.

Kembali ke topik awal, jika ingin mengunduh aplikasi yang sudah terkompilasi + library JGraphT, bisa klik disini (password : wifi). Jika ingin mengunduh source code dari aplikasi ini, klik saja disini (password : wifi). Aplikasi ini masih jauh dari sempurna. Karena seharusnya bisa dibatasi jumlah channelnya. Saat ini, jika AP yang ada terlalu banyak dan sebagian besar berada pada jarak yang berdekatan, maka jumlah channel yang digunakan bisa lebih dari 11-14. Selain itu, algoritma yang digunakan juga masih sederhana dan tidak memperhitungkan kuat sinyal juga.

Berikut ini adalah contoh tampilan aplikasi yang berjalan dengan input file (3 file) seperti yang ada di atas :

 

Terakhir, hasilnya akan akan berupa sebuah file CSV yang dapat dibuka dengan Libre Office Calc atau Microsoft Excel. Dimana field pertama adalah channel yang digunakan, dan field-field berikut yang ada di sampingnya adalah AP-AP yang dapat menggunakan channel tersebut. Seperti tampak pada gambar di bawah ini :

 

 

Be Sociable, Share!

0
comments

Reply

[+] kaskus emoticons nartzco