Category: Tutorial

Jan 04

[Tutorial] Mempercepat Waktu Loading pada EXTJS dengan Production Mode

Sejak versi 4, EXTJS memang menerapkan cara pembuatan program secara MVC. Sehingga harus dipisah file-file kode untuk Model, View, Controller. Masing-masing file dan folder juga memiliki aturan penamaan yang ketat. Jika ada huruf yang tidak cocok (termasuk besar dan kecilnya) bisa membuat aplikasi anda hanya menampilkan layar putih tanpa pesan apa2. Yang menjadi masalah di sini adalah, semakin banyak file javascript yang kita buat, berarti semakin banyak juga file yang harus di-load oleh browser pada saat aplikasi berjalan. File inti dari EXTJS sendiri saja sudah banyak, apalagi ditambah file yang kita buat. Ada sebuah aplikasi yang saya buat, butuh waktu lebih dari 5 detik untuk load satu halaman. Dan itu berjalan di komputer yang sama alias LOCALHOST. Bayangkan jika aplikasi diletakkan di internet.

Click to continue reading “[Tutorial] Mempercepat Waktu Loading pada EXTJS dengan Production Mode”

0
comments

Dec 11

[Tutorial] Membuat Global Variable di EXTJS 4

EXTJS sebagai salah satu framework javascript sangat memudahkan bagi pengembang aplikasi web yang tidak bisa membuat desain seperti saya ini. EXTJS sejak versi 4 menerapkan metode pembuatan aplikasi yang MVC-banget. Sehingga cukup membingungkan bagi yang tidak terbiasa. Aturan-aturannya macam2 dan beberapa tidak konsisten :(. Nah salah satu yang agak membingungkan adalah bagaimana membuat global variable di EXTJS, terutama jika kita membutuhkannya untuk membuat konstanta atau fungsi global. Berikut ini adalah caranya.

Click to continue reading “[Tutorial] Membuat Global Variable di EXTJS 4”

0
comments

Jul 24

[Tutorial] Instalasi JPCap pada Linux 64-bit

JPCap adalah library untuk melakukan capture paket data yang masuk atau keluar ke/dari interface dari suatu komputer. JPCap sendiri dapat dikatakan sebuah wrapper dari libpcap yang ada dalam bahasa C. Dan libpcap ini adalah library yang digunakan oleh aplikasi-aplikasi lain seperti Wireshark.

Sama seperti library Java lainnya, JPCap ini harus di-import ke aplikasi yang dibangun apabila ingin menggunakan fungsi-fungsinya. Jika kita membangun aplikasi dengan Windows dan Linux Ubuntu 32-bit, instalasi JPCap tidak terlalu rumit. Hanya tinggal download file binary installer untuk masing-masing sistem operasi. Namun hal ini tidak dapat dilakukan jika sistem operasi anda menggunakan Linux dengan arsitektur 64-bit. Karena file deb package yang tersedia hanya untuk versi 32-bit.

Click to continue reading “[Tutorial] Instalasi JPCap pada Linux 64-bit”

0
comments

Jul 12

[Tutorial] Add-APT-Repository dengan Proxy

Add-apt-repository adalah sebuah perintah untuk menambahkan repository secara cepat ke /etc/apt/sources.list. Bagi anda yang berada di belakang proxy server, maka untuk menggunakan aplikasi ini harus mengkonfigurasi proxy server yang digunakan. Untuk konfigurasi, biasanya yang digunakan adalah perintah export. Misalnya saja seperti ini :

Click to continue reading “[Tutorial] Add-APT-Repository dengan Proxy”

0
comments

Jun 08

Static Multicast Routing di Linux dengan SMCROUTE

Pengiriman data secara multicast lebih menguntungkan dibandingkan dengan secara unicast atau broadcast. Terutama jika ada 1 pengirim data dan banyak penerima yang tersebar dimana-mana. Apabila pengirim dan penerima berada dalam 1 subnet, maka tidak ada yang perlu dilakukan agar paket multicast dapat terkirim, selain memastikan bahwa switch yang dimiliki mendukung penggunaan multicast. Sebagian besar atau bisa dikatakan hampir semua switch yang ada saat ini dapat meneruskan paket-paket multicast.

Click to continue reading “Static Multicast Routing di Linux dengan SMCROUTE”

2
comments

May 29

[Tutorial] Virtualisasi dengan User Mode Linux

Ada berbagai macam aplikasi untuk melakukan virtualisasi, salah satu di antaranya adalah User Mode Linux (UML). Kelebihan dari UML ini adalah dapat mensimulasikan jaringan virtual dan tidak membutuhkan sumber daya yang terlalu besar. Selain itu, bagi yang sudah terbiasa, penggunaannya lebih sederhana. Oleh karena itu, pada post ini akan ditunjukkan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menggunakan User Mode Linux yang sekarang sudah jauh lebih mudah, karena tidak perlu konfigurasi khusus di kernel. Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

Click to continue reading “[Tutorial] Virtualisasi dengan User Mode Linux”

1
comments