Tagged: web server

Aug 05

[Tools] Apa Itu Web Shell?

Web Shell (WebShell/Shell) adalah sebuah aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengontrol suatu komputer. Umumnya aplikasi ini digunakan oleh para pencari celah keamanan untuk mengendalikan server yang sudah berhasil dikuasai (membuat backdoor atau mengupload file-file). Jika anda pernah mengerti software CPanel yang umum digunakan untuk web hosting, web shell ini bisa dikatakan versi sederhana dari CPanel dengan tujuan pembuatan yang berbeda.

Click to continue reading “[Tools] Apa Itu Web Shell?”

0
comments

Dec 03

[Tools] Load Balancing Server dengan Linux Virtual Server

Agar server dapat menangani lebih banyak klien, biasanya kita akan menggunakan banyak server untuk menangani para klien. Ada beberapa metode yang dapat digunakan, seperti Apache mod_proxy_balancer untuk web server atau Nginx Sticky Module. Akan tetapi 2 metode itu memiliki kelemahan, si Load Balancer akan membongkar paket hingga layer aplikasi, kemudian baru meneruskannya ke backend server. Hal ini dilakukan untuk setiap request yang masuk. Selain itu, paket respon dari backend server yang akan menuju ke klien juga masih harus melewati Load Balancer kembali. Sehingga bisa terjadi bottleneck di sisi Load Balancer. Oleh karena itu, di post ini akan dibahas mengenai metode lain untuk load balancing server dengan menggunakan Linux Virtual Server.

Click to continue reading “[Tools] Load Balancing Server dengan Linux Virtual Server”

0
comments

Jun 06

[Keamanan Jaringan] Mengamankan Web Server Apache dan PHP – Bag. 3

Melanjutkan dari post sebelumnya di sini dan di sini, berikut ini adalah beberapa konfigurasi yang dapat digunakan untuk mengamankan web server anda. Konfigurasi-konfigurasi yang akan dibahas kali ini berada di php.ini alias yang dikonfigurasi adalah PHPnya. Di Ubuntu Linux, file ini terletak di /etc/php5/apache2/php.ini. Jika anda menggunakan xampp, cari saja file php.ini di direktori xampp. Yang penting, jangan lupa untuk restart Apache setelah selesai mengkonfigurasi. Baik, berikut ini adalah poin-poin tambahan yang dapat diperhatikan pada konfigurasi php :

Click to continue reading “[Keamanan Jaringan] Mengamankan Web Server Apache dan PHP – Bag. 3”

0
comments

Apr 28

[Tools] Mengukur Kinerja Web Server dengan Autobench

Pada post sebelumnya, dibahas tentang bagaimana kita menguji kinerja suatu web server dengan menggunakan httperf. Pada dasarnya, httperf sudah merupakan aplikasi yang cukup sakti untuk menguji kinerja web server. Hanya saja, apabila kita ingin melakukan beberapa kali percobaan, misalkan dengan nilai request/detik yang berbeda-beda, tidak dapat dilakukan oleh httperf. Kemudian output  dari httperf akan muncul langsung ke terminal, sehingga untuk mencatat hasilnya, kita hanya bisa mencatat secara manual atau membuat sebuah script untuk mencatat hasilnya.

Click to continue reading “[Tools] Mengukur Kinerja Web Server dengan Autobench”

0
comments

Apr 09

[Tools] Mengukur Kinerja Web Server dengan HTTPerf

Terkadang kita butuh untuk melihat seberapa kuat performa dari web server kita. Terutama jika nantinya web server kita itu akan diakses oleh banyak orang. Mungkin saja sampai jutaan orang yang mengakses untuk setiap detik. Atau mungkin kita butuh untuk memperkirakan, apabila aplikasi web milik kita akan diakses oleh banyak orang, seberapa responsif. Ada beberapa tool yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja dari web server atau aplikasi web. Salah satu yang sering digunakan di dunia akademik adalah httperf.

Click to continue reading “[Tools] Mengukur Kinerja Web Server dengan HTTPerf”

0
comments

Apr 05

[Keamanan Jaringan] Mengamankan Web Server Apache dan PHP – Bag. 2

Lanjut ke bagian berikutnya, pada artikel sebelumnya telah dibahas sedikit tentang beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengamankan Apache Web Server. Pada bagian ini akan dibahas mengenai beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk memperkuat web server kita dengan cara mengutak-atik konfigurasi PHP. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat kita lakukan :

Click to continue reading “[Keamanan Jaringan] Mengamankan Web Server Apache dan PHP – Bag. 2”

1
comments